NIC (Network Interface Card)

NIC atau Kartu Antarmuka Jaringan adalah perangkat keras yang memungkinkan komputer terhubung ke jaringan dan berkomunikasi dengan perangkat lain.

Network Interface Card

Network Interface Card

MAC: 00:1A:2B:3C:4D:5E

Fungsi & Fitur

Koneksi Fisik

Menghubungkan komputer ke jaringan melalui kabel atau nirkabel

MAC Address

Memiliki alamat fisik unik untuk identifikasi dalam jaringan

Konversi Data

Mengubah data digital menjadi sinyal yang dapat dikirim melalui jaringan

Error Detection

Mendeteksi dan menangani kesalahan dalam transmisi data

Kelebihan

  • • Transfer data cepat
  • • Koneksi stabil
  • • Harga terjangkau
  • • Mudah dipasang

Kekurangan

  • • Perlu instalasi fisik
  • • Bisa rusak/aus
  • • Terbatas slot PCI
  • • Perlu driver

Jenis NIC

  • • Ethernet (Wired)
  • • Wi-Fi (Wireless)
  • • USB NIC
  • • PCIe NIC

Cara Kerja NIC

1 Penerimaan Data dari Komputer

NIC menerima data dari sistem operasi dalam bentuk paket data digital. Data ini berasal dari aplikasi yang berjalan di komputer, seperti browser web, aplikasi chat, atau transfer file.

2 Enkapsulasi menjadi Frame Ethernet

NIC membungkus data ke dalam frame Ethernet yang terdiri dari:

  • Preamble (8 bytes): Sinkronisasi sinyal
  • Destination MAC (6 bytes): Alamat tujuan perangkat
  • Source MAC (6 bytes): Alamat NIC pengirim (contoh: 00:1A:2B:3C:4D:5E)
  • EtherType (2 bytes): Tipe protokol (0x0800 untuk IPv4, 0x86DD untuk IPv6)
  • Payload (46-1500 bytes): Data aktual yang dikirim
  • FCS (4 bytes): Frame Check Sequence untuk deteksi error menggunakan CRC-32

3 Konversi ke Sinyal Listrik

NIC mengubah data digital (0 dan 1) menjadi sinyal listrik menggunakan teknik encoding seperti Manchester Encoding atau MLT-3 (Multi-Level Transmit) untuk Gigabit Ethernet. Sinyal ini kemudian dikirim melalui kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) menggunakan standar IEEE 802.3.

4 Transmisi melalui Media Fisik

Sinyal dikirim melalui kabel jaringan dengan standar:

  • 10BASE-T: 10 Mbps menggunakan Cat 3, jarak max 100m
  • 100BASE-TX (Fast Ethernet): 100 Mbps menggunakan Cat 5, jarak max 100m
  • 1000BASE-T (Gigabit): 1 Gbps menggunakan Cat 5e/6, jarak max 100m
  • 10GBASE-T: 10 Gbps menggunakan Cat 6a/7, jarak max 100m

5 CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection)

Pada jaringan Ethernet tradisional (half-duplex), NIC menggunakan protokol CSMA/CD untuk menghindari tabrakan data. NIC akan "mendengarkan" apakah ada perangkat lain yang sedang mengirim data. Jika terjadi collision, NIC akan menunggu waktu acak (exponential backoff) sebelum mencoba kembali. Pada mode full-duplex modern dengan switch, CSMA/CD tidak diperlukan karena setiap port memiliki jalur dedicated.

6 Penerimaan dan Validasi Data

Ketika menerima data, NIC mengecek MAC address tujuan pada frame. Jika sesuai atau merupakan broadcast (FF:FF:FF:FF:FF:FF), NIC akan menerima frame tersebut. Kemudian NIC memverifikasi FCS (Frame Check Sequence) menggunakan algoritma CRC-32. Jika valid, payload diekstrak dan diteruskan ke protokol layer atas (IP, TCP/UDP) di sistem operasi.

7 Flow Control & Buffer Management

NIC memiliki buffer memory (biasanya beberapa KB hingga MB) untuk menyimpan frame sementara. Jika buffer hampir penuh, NIC dapat mengirim PAUSE frame (IEEE 802.3x) untuk meminta perangkat pengirim menghentikan transmisi sementara. Ini mencegah packet loss akibat buffer overflow.

8 Interrupt & DMA (Direct Memory Access)

Setelah menerima frame lengkap, NIC mengirim interrupt request (IRQ) ke CPU untuk memberitahu ada data baru. NIC modern menggunakan DMA untuk mentransfer data langsung ke RAM tanpa melibatkan CPU secara intensif, sehingga meningkatkan efisiensi. NIC juga mendukung interrupt coalescing untuk mengurangi jumlah interrupt dengan menggabungkan beberapa frame sebelum memberitahu CPU.

Protokol yang Digunakan NIC

Ethernet (IEEE 802.3)

Protokol utama untuk komunikasi di jaringan kabel lokal (LAN). Mengatur format frame, metode akses media, dan deteksi collision.

  • • Standard: IEEE 802.3
  • • Frame size: 64-1518 bytes
  • • Topologi: Star dengan switch

Wi-Fi (IEEE 802.11)

Untuk NIC wireless, menggunakan standar 802.11 (a/b/g/n/ac/ax) dengan CSMA/CA (Collision Avoidance) dan enkripsi WPA2/WPA3.

  • • Frequency: 2.4 GHz & 5 GHz
  • • Speed: hingga 9.6 Gbps (Wi-Fi 6E)
  • • Encryption: WPA3-SAE, AES

ARP (Address Resolution Protocol)

Protokol untuk memetakan alamat IP ke MAC address. NIC menggunakan ARP untuk menentukan MAC address tujuan sebelum mengirim frame Ethernet.

  • • Request: Broadcast ke FF:FF:FF:FF:FF:FF
  • • Reply: Unicast ke pengirim
  • • Cache: Disimpan untuk efisiensi

VLAN (802.1Q Tagging)

NIC dapat mendukung VLAN tagging untuk segmentasi jaringan virtual. Tag VLAN (12-bit) ditambahkan ke frame Ethernet untuk membedakan traffic.

  • • VLAN ID: 1-4094
  • • Priority: 802.1p (QoS)
  • • Native VLAN: Untagged frames

Spanning Tree Protocol (STP)

Mencegah loop di jaringan dengan switch. NIC menerima BPDU (Bridge Protocol Data Units) untuk menentukan topologi jaringan.

  • • Standard: IEEE 802.1D
  • • RSTP: 802.1w (faster convergence)
  • • MSTP: 802.1s (multiple instances)

Link Aggregation (LACP)

IEEE 802.3ad untuk menggabungkan beberapa NIC menjadi satu koneksi logical dengan bandwidth lebih tinggi dan redundancy.

  • • Mode: Active/Passive LACP
  • • Load balancing: Hash-based
  • • Failover: Automatic redundancy

Spesifikasi Teknis

Kecepatan

10/100/1000 Mbps atau 1/10 Gbps

OSI Layer

Physical & Data Link Layer

Interface

RJ-45, USB, PCIe

Protocol

Ethernet, Wi-Fi (802.11)

Perbandingan NIC & Modem

Aspek NIC Modem
Fungsi Utama Menghubungkan ke jaringan lokal Menghubungkan ke Internet/ISP
Lokasi Di dalam komputer/device Perangkat eksternal terpisah
Konversi Sinyal Digital ke sinyal jaringan Digital ↔ Analog
Alamat MAC Address IP Address (dari ISP)
Kecepatan 10/100/1000 Mbps - 10 Gbps Tergantung ISP & teknologi
Harga Relatif murah (Rp 50rb - 500rb) Sedang - Mahal (Rp 200rb - 2jt+)

Cara Kerja NIC & Modem Bersama

Komputer

Data Digital

NIC

Modem/Router

Konversi Sinyal

ISP Line

Internet

World Wide Web

1

NIC Berperan

NIC mengubah data digital dari komputer menjadi frame Ethernet dan mengirimkannya melalui kabel ke modem

2

Modem Memproses

Modem memodulasi sinyal digital menjadi analog untuk transmisi melalui jalur ISP (DSL/Cable/Fiber)

3

Koneksi Terbentuk

Data mencapai internet melalui ISP. Proses sebaliknya terjadi saat menerima data dari internet