NIC atau Kartu Antarmuka Jaringan adalah perangkat keras yang memungkinkan komputer terhubung ke jaringan dan berkomunikasi dengan perangkat lain.
Network Interface Card
MAC: 00:1A:2B:3C:4D:5E
Menghubungkan komputer ke jaringan melalui kabel atau nirkabel
Memiliki alamat fisik unik untuk identifikasi dalam jaringan
Mengubah data digital menjadi sinyal yang dapat dikirim melalui jaringan
Mendeteksi dan menangani kesalahan dalam transmisi data
NIC menerima data dari sistem operasi dalam bentuk paket data digital. Data ini berasal dari aplikasi yang berjalan di komputer, seperti browser web, aplikasi chat, atau transfer file.
NIC membungkus data ke dalam frame Ethernet yang terdiri dari:
NIC mengubah data digital (0 dan 1) menjadi sinyal listrik menggunakan teknik encoding seperti Manchester Encoding atau MLT-3 (Multi-Level Transmit) untuk Gigabit Ethernet. Sinyal ini kemudian dikirim melalui kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) menggunakan standar IEEE 802.3.
Sinyal dikirim melalui kabel jaringan dengan standar:
Pada jaringan Ethernet tradisional (half-duplex), NIC menggunakan protokol CSMA/CD untuk menghindari tabrakan data. NIC akan "mendengarkan" apakah ada perangkat lain yang sedang mengirim data. Jika terjadi collision, NIC akan menunggu waktu acak (exponential backoff) sebelum mencoba kembali. Pada mode full-duplex modern dengan switch, CSMA/CD tidak diperlukan karena setiap port memiliki jalur dedicated.
Ketika menerima data, NIC mengecek MAC address tujuan pada frame. Jika sesuai atau merupakan broadcast (FF:FF:FF:FF:FF:FF), NIC akan menerima frame tersebut. Kemudian NIC memverifikasi FCS (Frame Check Sequence) menggunakan algoritma CRC-32. Jika valid, payload diekstrak dan diteruskan ke protokol layer atas (IP, TCP/UDP) di sistem operasi.
NIC memiliki buffer memory (biasanya beberapa KB hingga MB) untuk menyimpan frame sementara. Jika buffer hampir penuh, NIC dapat mengirim PAUSE frame (IEEE 802.3x) untuk meminta perangkat pengirim menghentikan transmisi sementara. Ini mencegah packet loss akibat buffer overflow.
Setelah menerima frame lengkap, NIC mengirim interrupt request (IRQ) ke CPU untuk memberitahu ada data baru. NIC modern menggunakan DMA untuk mentransfer data langsung ke RAM tanpa melibatkan CPU secara intensif, sehingga meningkatkan efisiensi. NIC juga mendukung interrupt coalescing untuk mengurangi jumlah interrupt dengan menggabungkan beberapa frame sebelum memberitahu CPU.
Protokol utama untuk komunikasi di jaringan kabel lokal (LAN). Mengatur format frame, metode akses media, dan deteksi collision.
Untuk NIC wireless, menggunakan standar 802.11 (a/b/g/n/ac/ax) dengan CSMA/CA (Collision Avoidance) dan enkripsi WPA2/WPA3.
Protokol untuk memetakan alamat IP ke MAC address. NIC menggunakan ARP untuk menentukan MAC address tujuan sebelum mengirim frame Ethernet.
NIC dapat mendukung VLAN tagging untuk segmentasi jaringan virtual. Tag VLAN (12-bit) ditambahkan ke frame Ethernet untuk membedakan traffic.
Mencegah loop di jaringan dengan switch. NIC menerima BPDU (Bridge Protocol Data Units) untuk menentukan topologi jaringan.
IEEE 802.3ad untuk menggabungkan beberapa NIC menjadi satu koneksi logical dengan bandwidth lebih tinggi dan redundancy.
Kecepatan
10/100/1000 Mbps atau 1/10 Gbps
OSI Layer
Physical & Data Link Layer
Interface
RJ-45, USB, PCIe
Protocol
Ethernet, Wi-Fi (802.11)
| Aspek | NIC | Modem |
|---|---|---|
| Fungsi Utama | Menghubungkan ke jaringan lokal | Menghubungkan ke Internet/ISP |
| Lokasi | Di dalam komputer/device | Perangkat eksternal terpisah |
| Konversi Sinyal | Digital ke sinyal jaringan | Digital ↔ Analog |
| Alamat | MAC Address | IP Address (dari ISP) |
| Kecepatan | 10/100/1000 Mbps - 10 Gbps | Tergantung ISP & teknologi |
| Harga | Relatif murah (Rp 50rb - 500rb) | Sedang - Mahal (Rp 200rb - 2jt+) |
Komputer
Data Digital
NIC
NIC
Modem/Router
Konversi Sinyal
ISP Line
ISP Line
Internet
World Wide Web
NIC mengubah data digital dari komputer menjadi frame Ethernet dan mengirimkannya melalui kabel ke modem
Modem memodulasi sinyal digital menjadi analog untuk transmisi melalui jalur ISP (DSL/Cable/Fiber)
Data mencapai internet melalui ISP. Proses sebaliknya terjadi saat menerima data dari internet